Negara Teluk kembali tegang, Iran dakwa 18 sasaran ketenteraan AS diserang di Kuwait, Bahrain
ISTANBUL: Iran mendakwa sebanyak 18 sasaran utama ketenteraan Amerika Syarikat (AS) di Kuwait dan Bahrain telah diserang awal hari ini ketika ketegangan di rantau itu terus memuncak. Menurut kenyataan Kor Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), sasaran yang diserang termasuk Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait serta Pangkalan Sheikh Isa di Bahrain. Secara berasingan, pihak tentera Iran memaklumkan bahawa mereka turut menyasarkan sistem pertahanan udara Patr
Iran mengklaim telah menghantam 18 target militer utama Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain pada hari ini, di tengah meningkatnya ketegangan regional. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan tersebut mencakup Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait, serta Pangkalan Sheikh Isa di Bahrain.
Militer Iran juga melaporkan penargetan sistem pertahanan udara Patriot dan fasilitas komunikasi milik Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. Klaim ini muncul sebagai respons terhadap serangan AS di wilayah selatan Iran, dengan Tehran menegaskan kesiapan untuk membalas lebih lanjut.
Peristiwa ini menandai eskalasi lebih lanjut dalam konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Teluk yang strategis.
📌 Kaynak
Bu özet Berita Harian (MY) kaynağından otomatik derlenmiştir. Tamamı için orijinal habere gidin.
Orijinal haberi oku →