Van Hecke Perkuat Pertahanan Belanda Hadapi Jepang
DALLAS: Pertahanan Belanda, Jan Paul van Hecke berpeluang meneruskan legasi keluarga di pentas Piala Dunia apabila dijangka mengetuai benteng pasukannya pada aksi pembukaan Kumpulan F menentang Jepun, Isnin ini. Pemain Brighton & Hove Albion itu mempunyai hubungan istimewa dengan kejohanan berprestij berkenaan apabila bapa saudaranya, Jan Poortvliet pernah beraksi bersama Belanda pada final Piala Dunia 1978. Poortvliet membantu Belanda mara ke perlawanan akhir sebelum tewas k
Pemain bertahan Belanda, Jan Paul van Hecke, berpotensi melanjutkan warisan keluarganya di Piala Dunia dengan memimpin lini belakang tim melawan Jepang dalam laga pembuka Grup F. Pemain Brighton & Hove Albion ini memiliki ikatan dengan turnamen tersebut melalui pamannya, Jan Poortvliet, yang bermain untuk Belanda di final Piala Dunia 1978. Van Hecke, 25 tahun, diperkirakan akan berduet dengan kapten Virgil van Dijk di posisi bek tengah, menggantikan Jurrien Timber yang cedera. Ia menyatakan rasa bangga dan kesedihan atas cedera Timber. Poortvliet, yang juga pernah menggantikan pemain kunci karena cedera di Piala Dunia 1978, kini menjadi mentor bagi Van Hecke. Poortvliet memuji ketenangan dan tekad kuat Van Hecke. Van Hecke memperkirakan pertandingan melawan Jepang akan sangat sulit, mengakui kekuatan tim Asia tersebut yang pernah mengalahkan Inggris.
Kisah ini menyoroti kesinambungan generasi dan warisan keluarga dalam olahraga, serta tantangan yang dihadapi tim Belanda di Piala Dunia.
📌 Kaynak
Bu özet Malaysia kaynağından otomatik derlenmiştir. Tamamı için orijinal habere gidin.
Orijinal haberi oku →