Nana Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf soal Komentar 'Gembrot'
Wakil Ketua DPRD Cirebon, Nana Kencanawati, mendapat kecaman setelah komentar body shaming di media sosial. Ia meminta maaf setelah viral.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dari Fraksi Partai Gerindra, Nana Kencanawati, menuai kecaman publik setelah komentarnya pada salah satu unggahan di media sosial.
Setelah mendapat sorotan dan kecaman dari publik, Nana Kencanawati akhirnya menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ia mengakui bahwa komentarnya tidak tepat dan telah menimbulkan ketersinggungan di masyarakat.
"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu yang bersangkutan, keluarga, serta seluruh masyarakat atas komentar yang saya tuliskan di media sosial," tulis Nana, Selasa (16/6) dikutip dari detikJabar.
Ia juga menyatakan bahwa komentar tersebut tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan sebagai pejabat publik.
"Komentar tersebut tidak tepat, tidak mencerminkan sikap yang seharusnya saya tunjukkan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta ketersinggungan bagi banyak pihak," lanjutnya.
Dalam klarifikasinya, Nana mengaku tak memiliki niat untuk merendahkan atau menghina siapa pun.
Meski demikian, ia menyadari bahwa komentar yang ditulisnya tetap tidak pantas dan menjadi pelajaran berharga agar lebih bijak dalam berkomunikasi di ruang publik.
"Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih bijak, berhati-hati, dan menghormati setiap warga dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial," tulisnya.
Di akhir pernyataannya, Nana kembali menyampaikan permohonan maaf serta mengucapkan terima kasih atas kritik dan masukan yang diberikan masyarakat.
Pascapolemik tersebut, akun media sosial pribadi Nana Kencanawati diketahui telah diubah menjadi mode private yang berarti tak bisa dilihat isinya oleh sembarang netizen.
Salah satunya akun instagram Nana yakni @nanakencanawati selaku Wakil Ketua DPRD saat dicek pada Rabu (17/6) pukul 9.32 WIB terlihat dalam kondisi mode private, sehingga tak sembarang pengguna Instagram bisa melihatnya.
Peristiwa ini bermula saat beredar sebuah video aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Cirebon di depan Gedung DPRD Kota Cirebon pada Senin (15/6). Dalam aksi tersebut, terdapat seorang ibu yang turut berorasi menyampaikan penolakannya terhadap program MBG.
Dalam orasinya, ibu tersebut secara lantang menyatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan program MBG. Video yang beredar luas di media sosial itu kemudian menuai berbagai tanggapan dari warganet, termasuk tangapan dari akun medsos Nana.
Pada tangkapan layar yang viral tampak akun media sosial Nana menulis komentar pada sebuah unggahan dengan narasi 'Mak Denok D
📌 Kaynak
Bu haber XML kaynağından derlenmiştir. Tamamı için orijinal habere gidin.
Orijinal haberi oku →