Aqua Laguna dan Desa Cemarajaya Karawang yang Hilang Ditelan Abrasi

📌 Diğer 📰 CNN Indonesia 🕐 5 saat önce
Aqua Laguna dan Desa Cemarajaya Karawang yang Hilang Ditelan Abrasi

Dusun-dusun di Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang, Jabar, pelan-pelan hilang digerogoti abrasi dan pasang air laut.

Dalam serial manga asal Jepang One Piece, pada Arc Water Seven, ada istilah Aqua Laguna untuk menyebut sebuah badai dan pasang laut yang menjadi musibah tahunan bagi warga kota terapung Water Seven.

Saban tahun, Aqua Laguna akan menenggelamkan bagian bawah kota tersebut sehingga penduduk kota harus mencari tempat yang lebih tinggi untuk berlindung.

Water Seven adalah kota terapung berbentuk segitiga, yang warganya dikenal ahli dalam membuat kapal bajak laut. Di ujung Arc, warga kota itu juga membuat kapal untuk Kru Mugiwara yang menjadi karakter utama serial manga tersebut.

Aqua Laguna pada serial One Piece sebetulnya tak benar-benar fiksi. Kondisi geografis itu konon diadaptasi dari kota apung Venice di Italia, yang warganya tetap hidup dan mendapat mata pencaharian justru dari keterbatasan tempat tinggal mereka.

Namun, kurang 100 kilometer dari Ibu Kota Jakarta, ada Aqua Laguna versi lain yang telah melenyapkan ratusan rumah warga di Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang. Jauh dari keindahan kota apung Venice, salah satu dusun di Desa Cemarajaya itu bahkan nyaris terisolir karena tak bisa dilewati kendaraan bermotor.

Tarwi terus menerus terkekeh menceritakan kondisi rumahnya yang kini hanya digunakan untuk buka warung kecil-kecilan.

Barangkali itu adalah ekspresi dari kegetiran yang ia lalui selama bertahun-tahun.

Rumah Tarwi berada di ujung dusun Pisangan, Desa Cemarajaya, yang lokasinya persis berada di bibir pantai. Satu-satunya yang menahan rumah Tarwi adalah tanggul batu laut yang tingginya bahkan hampir setengah rumah.

Namun, saat laut pasang, tanggul tak kuasa menahan sehingga ombak tetap akan menghantam bagian belakang rumah.

Lima tahun lalu, rumah Tarwi masih menghadap ke laut. Namun akibat abrasi, bangunan awal lenyap sehingga rumah kini berbalik membelakangi pantai.

Desain baru dibangun semi permanen dari sisa-sisa bangunan lama. Rumah Tarwi kini tersusun dari setengah bangunan batu bata dan anyaman bambu. Jika dilihat dari jarak 10 meter, rumah itu nyaris tenggelam.

Sementara, bagian pelataran kecil depan rumah ditutup rapat kayu dan terpal seadanya untuk melindungi warung dan bagian depan rumah dari ombak.

"Dulu ibu rumahnya gede ngadap ke situ, ke laut. Ini bikin lagi kecil-kecilan buat dagang doang," kata perempuan paruh baya itu.

Tarwi bersama suami memang telah mendapat rumah baru dari program relokasi pemerintah Kabupaten Karawang. Rumah barunya berada di Dusun Sekong, yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari Dusun Pisangan.

Namun, rumah itu hampir tak pernah ditempati. Dia memilih tinggal di rumah lamanya karena alasan mata

📌 Kaynak

Bu özet CNN Indonesia kaynağından otomatik derlenmiştir. Tamamı için orijinal habere gidin.

Orijinal haberi oku →
← Tüm haberlere dön