Jemaah Haji Asal Jatim Wafat di Pesawat saat Perjalanan Pulang ke RI
Duka menyelimuti kepulangan jemaah haji Kloter 12 asal Malang. Dua jemaah meninggal akibat serangan jantung saat perjalanan.
Kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 12 asal Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), ke Tanah Air diselimuti duka. Dua jemaah dilaporkan meninggal dunia secara berurutan dalam hitungan jam saat perjalanan di pesawat dan di bus, Kamis (4/6).
Peristiwa duka tersebut dimulai saat rombongan Kloter 12 masih berada di udara menggunakan pesawat terbang menuju Indonesia. Sekitar 30 menit sebelum mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, seorang jemaah laki-laki berusia 70 tahun dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya di dalam pesawat.
Berdasarkan keterangan petugas, jemaah yang memiliki riwayat penyakit jantung tersebut ditemukan dalam kondisi lemas saat di pesawat. Tim medis sudah melakukan pertolongan, namun yang bersangkutan tak tertolong. Dugaan penyebab kematiannya ialah serangan jantung.
Setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Juanda, sekitar 1,5 jam setelah insiden pertama, masih dari Kloter 12, seorang jemaah perempuan berusia sekitar 58 tahun asal Kota Malang dilaporkan meninggal dunia saat berada di dalam bus yang tengah mengangkut jemaah dari Bandara Juanda menuju AHES.
Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya sekaligus Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), Rosidi Roslan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Rosidi menyatakan indikasi awal penyebab meninggalnya kedua jemaah itu adalah akibat serangan jantung.
"Ya memang pada waktu di pesawat ya dan di bus itu kan indikasinya jantung. Serangan jantung," kata Rosidi.
Saat ini kedua jemaah haji asal Malang yang wafat itu dibawa ke RSUD Haji Jawa Timur sebelum diserahkan ke keluarganya masing-masing. Rosidi pun menyampaikan duka yang mendalam akibat meninggalnya para jemaah haji tersebut.
Lebih lanjut, Rosidi membeberkan Saat ini total jemaah haji asal Debarkasi Surabaya yang wafat hingga hari keempat fase pemulangan berjumlah 49 orang. Ia menyebut mayoritas kematian jemaah terjadi akibat komplikasi penyakit bawaan saat di Arab Saudi, disusul insiden di pesawat dan di dalam bus debarkasi.
"Ya, sampai saat ini di hari Kamis hari ke empat ya sudah beberapa kloter ya, ada beberapa jemaah yang meninggal, 49 jemaah. Yang wafatnya itu ada yang di pesawat satu orang. Ada juga yang sudah landing kemudian di dalam perjalanan menuju AHES ya meninggal di bus ya. Kemudian ada 47 orang wafat di Arab Saudi," ucapnya.
Ia mengatakan, penyakit bawaan jemaah seperti hipertensi dan gangguan jantung jadi penyebab paling banyak ditemui. Komorbid itu dinilai sering kambuh akibat akumulasi kelelahan.
Pasalnya, kata Rosidi, ibadah haji yang menguras
📌 Kaynak
Bu özet CNN Indonesia kaynağından otomatik derlenmiştir. Tamamı için orijinal habere gidin.
Orijinal haberi oku →